PRINGSEWU — Jajaran civitas akademika Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Pringsewu kembali melaksanakan upacara bendera mingguan di halaman madrasah pada Senin (3/8/2026). Bertindak sebagai pembina upacara, Erman Siswadi, S.Pd., M.M., menyampaikan sejumlah arahan strategis yang ditujukan kepada seluruh siswa, guru, maupun tenaga kependidikan.
Dalam amanatnya, Erman menekankan lima poin utama demi menjaga ketertiban dan kualitas lingkungan belajar, yakni menjaga kebersihan madrasah, menghemat penggunaan air, menggunakan telepon genggam (HP) secara bijak, meningkatkan kedisiplinan, serta mematangkan persiapan menghadapi Tes Kemampuan Akademik (TKA).
Menjaga Kebersihan dan Penghematan Air
Terkait kebersihan lingkungan, Erman mengingatkan bahwa area madrasah merupakan milik bersama yang harus dijaga keberadaannya tanpa harus menunggu instruksi.
"Kebersihan madrasah adalah tanggung jawab kita bersama. Madrasah ini adalah rumah kita, tempat kita belajar dan beraktivitas. Jika melihat sampah berserakan, mari langsung dipungut dan dibuang pada tempatnya tanpa harus menunggu perintah. Lingkungan yang bersih akan membuat proses belajar menjadi lebih nyaman," ujar Erman.
Selain itu, menyikapi mulai masuknya musim kemarau, ia mengimbau seluruh warga madrasah untuk menghemat penggunaan air bersih.
"Gunakan air secukupnya dan jangan menghambur-hamburkannya. Mari manfaatkan air dengan sebaik-baiknya agar kebutuhan selama musim kemarau tetap tercukupi," imbaunya.
Penggunaan HP Secara Bijak dan Penguatan Disiplin
Mengenai penggunaan teknologi digital, Erman menegaskan bahwa pihak madrasah tidak melarang siswa membawa telepon genggam (smartphone). Kendati demikian, pemanfaatannya wajib disesuaikan dengan kebutuhan kegiatan belajar mengajar (KBM).
"Gunakan HP hanya ketika guru memintanya untuk mendukung proses belajar. Jika tidak digunakan dalam pembelajaran, simpan HP agar kegiatan belajar mengajar dapat berlangsung dengan tertib dan nyaman," tegasnya.
Ia juga menambahkan bahwa kedisiplinan—baik dalam menaati aturan maupun norma madrasah—merupakan kunci utama pembentukan karakter dan keberhasilan siswa.
"Disiplin berarti menaati peraturan dan norma yang berlaku di madrasah. Dengan disiplin, kita belajar bertanggung jawab terhadap diri sendiri maupun tugas yang diberikan," ungkap Erman.
Persiapan Tes Kemampuan Akademik (TKA)
Menutup amanatnya, Erman mendorong para siswa untuk tidak mengabaikan persiapan akademik, khususnya dalam menghadapi Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang akan datang.
"Persiapkan diri dengan belajar sungguh-sungguh, menjaga disiplin, dan memanfaatkan waktu sebaik mungkin agar memperoleh hasil yang maksimal dalam pelaksanaan TKA," pungkasnya.
(by LTE Jurnalistik MANSAP)