Jam Dinding Menjadi Pengingat Siswa MAN 1 Pringsewu untuk Menghargai Waktu

Agenda
31 August 2026
28 Kali Dibaca
Jam Dinding Menjadi Pengingat Siswa MAN 1 Pringsewu untuk Menghargai Waktu

Pringsewu, 31 Agustus 2026 — Upacara bendera rutin hari Senin dilaksanakan dengan tertib oleh seluruh siswa, guru, dan tenaga kependidikan MAN 1 Pringsewu. Dalam kesempatan tersebut, Siti Nur Hasanah, S.Pd., M.Pd., selaku pembina upacara menyampaikan amanat tentang pentingnya menghargai waktu, bersungguh-sungguh dalam belajar, serta mempersiapkan diri menghadapi kehidupan di masa depan.

Dalam amanatnya, Siti Nur Hasanah mengangkat filosofi jam dinding yang terdapat di setiap ruang kelas sebagai gambaran bahwa waktu akan terus berjalan tanpa menunggu seseorang untuk berubah. Detik demi detik yang ditunjukkan oleh jam dinding menjadi pengingat bagi para siswa agar tidak menyia-nyiakan kesempatan yang dimiliki selama menempuh pendidikan di sekolah.

“Jam dinding yang berdetak itu tidak menunggu kalian berubah, tetapi kalian sendiri yang harus melaksanakan dan memanfaatkan waktu yang ada,” ujar Siti Nur Hasanah dalam amanatnya.

Ia menjelaskan bahwa suatu saat para siswa akan meninggalkan sekolah setelah menyelesaikan pendidikan. Meskipun ruang kelas, kursi, dan jam dinding masih berada di tempat yang sama, para siswa sudah tidak lagi berada di dalamnya. Karena itu, ia mengingatkan agar para siswa tidak menunggu hingga lulus untuk menyadari betapa pentingnya waktu yang telah dilewati.

Siti Nur Hasanah juga menyampaikan bahwa kehidupan setelah sekolah tidak selalu mudah. Ketika telah dewasa, setiap orang akan dituntut untuk mandiri, bekerja, dan menentukan jalan kehidupannya sendiri. Menurutnya, ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama berada di bangku sekolah merupakan salah satu bekal penting untuk menghadapi kehidupan tersebut.

Ia menambahkan bahwa masa sekolah merupakan kesempatan berharga bagi siswa untuk belajar, mengembangkan kemampuan, meraih prestasi, serta mengejar berbagai cita-cita yang dimiliki. Oleh sebab itu, waktu belajar yang tersedia saat ini harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya.

“Ukirlah prestasi sebanyak mungkin. Belajarlah dengan sungguh-sungguh, karena kalian masih memiliki mimpi dan kesempatan untuk terus belajar,” pungkasnya.

Amanat tersebut menjadi pengingat bagi seluruh siswa MAN 1 Pringsewu bahwa waktu merupakan kesempatan yang tidak dapat diulang. Setiap detik yang berlalu hendaknya diisi dengan kegiatan yang positif, pembelajaran, dan upaya untuk menjadi pribadi yang lebih baik.

laskartintaemas

Bagikan artikel ini: