MEMBANGUN PEMBIASAAN SALAT BERJAMAAH DENGAN DISIPLIN

Agenda
10 August 2026
85 Kali Dibaca
MEMBANGUN PEMBIASAAN SALAT BERJAMAAH DENGAN DISIPLIN

PRINGSEWU, Madrasah Aliyah Negeri 1 Pringsewu untuk membangun pembiasaan salat berjamaah serta bertanggungjawab atas kesadaran dalam menjalankan kewajiban beragama, (10/08/2026).

Siti Aminah, S. Pd., dalam amanatnya menekankan pentingnya terhadap waktu ibadah tanpa menunda-nunda,"Ketika mendengar azan, segera bergegas mengambil wudu dan melaksanakan salat. Jangan ada lagi yang tetap berada di kelas, bermain gawai atau melakukan aktivitas lain ketika azan sudah berkumandang," tegasnya.

Pembiasaan salat berjamaah diharapkan tidak hanya dilakukan karena adanya perintah atau pengawasan guru. Kesadaran tersebut harus tumbuh dari dalam diri setiap siswa,ujar Siti Aminah.

Siswa juga diingatkan bahwa kebiasaan melaksanakan salat berjamaah seharusnya sudah dibangun sejak jenjang MTs atau SMP. Dengan demikian, ketika memasuki jenjang madrasah aliyah, salat berjamaah telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.

“Jadikan belajar dan salat itu sebagai sebuah kebutuhan, bukan hanya sekadar menggugurkan kewajiban.

Pembiasaan ini juga menargetkan perubahan pola pikir siswa. Guru tidak lagi diharapkan harus berkeliling kelas untuk mencari dan mengingatkan siswa agar melaksanakan salat.Kesadaran untuk meninggalkan aktivitas dan menuju masjid ketika azan berkumandang diharapkan muncul secara mandiri.

Siti Aminah juga menegaskan, “Tidak ada lagi guru yang harus berkeliling menyuruh kalian salat. Saya ingin kesadaran itu muncul dari diri kalian sendiri." Pembiasaan salat berjamaah tersebut diharapkan menjadi salah satu tolok ukur keberhasilan pembentukan karakter di MAN 1 Pengsewu.

Selanjutnya, “Saya ingin salat ini menjadi salah satu tolok ukur MAN 1 Pengsewu, bahwa seluruh siswa dan guru bersama-sama memenuhi masjid untuk melaksanakan salat berjamaah.” Tegasnya lagi.

Seluruh warga madrasah, mulai dari guru hingga siswa, diharapkan dapat bergerak bersama mewujudkan target tersebut.Karena itu, kesempatan untuk beribadah dan berbuat baik hendaknya tidak ditunda.Siswa diajak untuk segera memenuhi panggilan azan sebelum datang waktu ketika manusia tidak lagi memiliki kesempatan untuk melaksanakan salat.Pesan tersebut sekaligus menjadi ajakan agar siswa tidak hanya mengejar prestasi akademik, tetapi juga membangun kedisiplinan dan karakter spiritual, pungkasnya. (LTE, Jurnalistik Mansap)

Bagikan artikel ini: